Terputusnya aliran listrik akibat kerusakan jaringan pascabencana alam sering kali menyebabkan area pengungsian warga menjadi gelap gulita saat malam hari. Menanggapi situasi krisis penerangan tersebut, tim santri membagikan belasan unit perangkat penerangan sel surya portabel bagi warga di lokasi pengungsian NTT. Bantuan pencahayaan mandiri ini sangat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas pengungsi pada malam hari.
Penyaluran unit lampu darurat hemat energi ini diselaraskan dengan aksi pembagian lampu emergency tenaga surya pos pengungsi santri ntt di lokasi bencana. Pemanfaatan energi sinar matahari yang melimpah menjadi solusi paling tepat untuk daerah bencana yang terisolasi dari ketersediaan bahan bakar genset. Lampu surya portabel mudah diisi ulang energi dayanya sepanjang siang hari.
Setiap paket unit penerangan terdiri atas panel surya mini, baterai penyimpan daya lithium, kabel konektor, serta tiga buah lampu LED terang hemat daya. Relawan santri membantu memasang panel surya di atas atap tenda pengungsian dan mengajarkan cara pengoperasian unit pencahayaan secara aman kepada warga. Cahaya terang di malam hari memberikan rasa aman bagi wanita dan anak-anak pengungsi.
Selain sebagai pencahayaan tenda, perangkat ini dilengkapi dengan colokan USB yang dapat difungsikan untuk mengisi ulang daya baterai ponsel pintar warga. Fasilitas komunikasi yang kembali aktif mempermudah warga untuk menghubungi sanak saudara dan mengakses informasi bantuan terkini. Manfaat ganda alat penerangan surya ini dirasakan sangat membantu kelangsungan hidup di posko.
Inovasi penerapan teknologi ramah lingkungan oleh relawan pesantren membuktikan kualitas keterampilan vokasi santri yang adaptif terhadap situasi darurat krisis. Pesantren tidak hanya mencetak lulusan yang paham agama, tetapi juga terampil mengaplikasikan teknologi tepat guna untuk membantu sesama. Aksi kepedulian energi ini memberikan harapan terang di tengah masa sulit.
Penyediaan perangkat penerangan tenaga surya portabel ini ditargetkan dapat menjangkau seluruh titik tenda pengungsian yang belum teraliri listrik PLN. Penggunaan energi terbarukan di lokasi bencana merupakan langkah cerdas penyelesaian masalah secara cepat dan ramah lingkungan. Mari bersama hadirkan cahaya harapan bagi saudara-saudara kita di daerah bencana.
