Fenomena saling mengkafirkan antar sesama Muslim menjadi isu serius yang sering muncul dalam masyarakat. Gus Baha, ulama kharismatik yang dikenal dengan pemikirannya yang mendalam, secara tegas menyoroti kebiasaan ini. Beliau mengingatkan kembali tentang pentingnya merujuk pada Dawuh Nabi Muhammad SAW.
Gus Baha menekankan bahwa mengkafirkan sesama Muslim adalah tindakan yang sangat berbahaya dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Kecenderungan ini seringkali muncul akibat kurangnya pemahaman yang komprehensif terhadap dalil-dalil agama. Ia mengajak umat untuk kembali pada esensi ajaran Dawuh Nabi tentang persatuan umat.
Beliau menjelaskan bahwa mengkafirkan seseorang berarti mengeluarkan mereka dari Islam, suatu perkara yang hanya menjadi hak Allah SWT. Manusia tidak memiliki kapasitas untuk menghakimi keimanan seseorang hanya berdasarkan perbedaan pandangan atau praktik ibadah yang minor. Toleransi dalam perbedaan adalah kunci.
Rasulullah SAW telah memperingatkan keras tentang bahaya saling menuduh kafir. Dalam salah satu Dawuh Nabi, disebutkan bahwa jika seseorang menuduh saudaranya kafir, maka tuduhan itu akan kembali kepadanya jika saudaranya tidak demikian. Ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari tuduhan tersebut.
Gus Baha mengajak umat untuk fokus pada upaya memperbaiki diri dan mempererat tali persaudaraan. Energi yang seharusnya digunakan untuk beribadah dan berbuat kebaikan, justru terkuras untuk berdebat dan saling menyalahkan. Ini adalah ironi yang harus segera dihentikan demi kemajuan umat.
Menurut Gus Baha, pintu utama untuk memahami agama adalah melalui hati yang bersih dan pikiran yang terbuka. Menghindari fanatisme buta dan selalu belajar dari berbagai ulama adalah penting. Dengan begitu, Dawuh Nabi bisa dipahami secara utuh, tidak sepotong-potong dan disalahpahami.
Beliau juga mengingatkan bahwa inti ajaran Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi semesta alam. Menciptakan permusuhan dan perpecahan bukanlah cerminan dari ajaran mulia ini. Gus Baha berharap umat Muslim bisa kembali menjadi satu kesatuan yang kokoh.
Dengan mengikuti Dawuh Nabi secara benar dan menjauhi praktik saling mengkafirkan, umat Muslim akan dapat membangun masyarakat yang lebih damai dan harmonis. Pesan Gus Baha ini adalah pengingat penting bagi kita semua untuk selalu menjaga lisan dan hati dalam berinteraksi sesama Muslim.
